Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah memastikan bahwa gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan dan koordinasi dengan aparat setempat untuk memastikan kondisi wilayah benar-benar aman.
Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Maluku di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Maluku Indonesia.
Guncangan Dirasakan Warga di Sejumlah Wilayah
Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan cukup kuat selama beberapa detik. Perabot rumah tangga sempat bergoyang, dan sebagian warga memilih keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
Getarannya terasa jelas, kami langsung keluar rumah karena takut ada gempa lanjutan, ujar salah satu warga Maluku Tengah. Meski demikian, situasi kembali kondusif setelah warga mendapatkan informasi bahwa gempa tidak berpotensi merusak.
BPBD mencatat intensitas guncangan tergolong ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah. Tidak ada laporan bangunan roboh, fasilitas umum rusak, maupun gangguan signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
Hasil Pemantauan BPBD dan Aparat Gabungan
BPBD Maluku Tengah bersama aparat TNI-Polri, pemerintah kecamatan, serta relawan kebencanaan segera melakukan pengecekan lapangan pascagempa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang luput dari pemantauan.
Petugas menyisir pemukiman warga, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, dan infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan. Hasilnya, seluruh bangunan dilaporkan dalam kondisi aman dan dapat digunakan seperti biasa.
Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau potensi gempa susulan. Hingga saat ini, belum ada peringatan lanjutan yang mengkhawatirkan.
Baca Juga: MIRIS! Demi Ilmu, Siswa SDN 318 Malteng Terpaksa Belajar di Reruntuhan Bekas Kebakaran!
Imbauan Kesiapsiagaan Bagi Masyarakat
Meski tidak menimbulkan kerusakan, BPBD mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Wilayah Maluku termasuk daerah rawan gempa karena berada di jalur cincin api Pasifik.
Masyarakat diimbau untuk memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat gempa, seperti berlindung di bawah meja kokoh, menjauhi kaca, serta segera menuju area terbuka jika guncangan berhenti.
BPBD juga mendorong warga untuk menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan darurat, dokumen penting, dan obat-obatan. Langkah sederhana ini dinilai penting untuk mengurangi risiko saat bencana terjadi.
Komitmen Pemerintah Jaga Keamanan dan Informasi Akurat
Pemerintah daerah Maluku Tengah menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan ketenangan masyarakat pascagempa. Seluruh perangkat daerah diminta siaga dan responsif terhadap laporan warga.
Selain kesiapsiagaan lapangan, pemerintah juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat. Warga diminta tidak menyebarkan kabar yang belum jelas sumbernya karena dapat memicu kepanikan.
Dengan sinergi antara BPBD, aparat keamanan, dan masyarakat, pemerintah optimistis kondisi Maluku Tengah tetap aman dan terkendali. Aktivitas warga pun kembali berjalan normal tanpa gangguan berarti pascagempa tersebut.
Jangan lewatkan update berita seputaran Maluku Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari ambon.antaranews.com