Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Barat setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak beberapa hari terakhir.
Curah hujan yang terus meningkat menyebabkan sungai meluap dan air merendam permukiman warga di daerah dataran rendah.Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai dada orang dewasa. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total, termasuk akses jalan utama yang menghubungkan antar desa terputus akibat genangan air dan material lumpur.
Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Maluku di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Maluku Indonesia.
Tim SAR Ternate Bergerak Cepat
Mendapat laporan adanya warga yang terjebak banjir, Tim SAR Ternate langsung bergerak menuju lokasi terdampak. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat menggunakan perahu karet dan peralatan penyelamatan lainnya.
Tim SAR memprioritaskan evakuasi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Dengan medan yang cukup berat serta arus air yang masih deras, proses penyelamatan tetap berjalan dengan penuh kehati-hatian.
Koordinasi intensif dilakukan antara Tim SAR, aparat setempat, serta relawan untuk memastikan seluruh warga yang terjebak dapat dievakuasi dengan aman ke lokasi pengungsian sementara.
Warga Dievakuasi ke Tempat Aman
Warga yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke tempat yang lebih aman, seperti balai desa dan fasilitas umum yang tidak terdampak banjir. Di lokasi tersebut, warga mendapatkan bantuan logistik sementara.
Sejumlah pengungsi mengaku banjir kali ini datang cukup cepat sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga. Fokus utama warga saat ini adalah keselamatan keluarga dan mendapatkan kebutuhan dasar.
Petugas terus melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak serta kebutuhan mendesak di pengungsian, seperti makanan, air bersih, selimut, dan obat-obatan.
Baca Juga: Maluku Bergejolak! Polisi Selamatkan Warga Leihitu Dari Angin Kencang
Dampak dan Kerugian Akibat Banjir
Banjir di Halmahera Barat tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum dan lahan pertanian. Sawah dan kebun milik warga terendam air, menimbulkan kekhawatiran akan gagal panen.
Selain itu, sejumlah perabot rumah tangga dan kendaraan warga ikut terendam. Kerugian material diperkirakan cukup besar, meski hingga kini pihak terkait masih melakukan pendataan secara menyeluruh.
Pemerintah daerah menyatakan akan segera melakukan langkah-langkah penanganan darurat guna meminimalisir dampak lanjutan serta membantu pemulihan pasca-banjir.
Imbauan dan Langkah Antisipasi
Tim SAR dan pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil. Warga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air sungai.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang arusnya deras demi menghindari risiko kecelakaan. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam situasi darurat seperti ini.
Hingga saat ini, Tim SAR Ternate masih bersiaga di lokasi dan siap melakukan evakuasi lanjutan jika diperlukan. Upaya bersama diharapkan mampu membantu warga Halmahera Barat melewati masa sulit akibat bencana banjir ini.
Jangan lewatkan update berita seputaran Maluku Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari malukuterkini.com
- Gambar Kedua dari theguardian.com