Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah di Maluku menjadi suasana penuh kehangatan yang memperlihatkan kuatnya nilai persaudaraan antarwarga.
Kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simbol penting dalam menjaga harmoni antar unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika berbagai elemen berkumpul dalam semangat Idul Fitri yang penuh makna. Simak selengkapnya hanya di Maluku Indonesia.
Silaturahim Lintas Instansi
Gubernur Maluku bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengawali kegiatan dengan menyapa masyarakat Muslim yang baru saja melaksanakan Salat Idul Fitri di Lapangan Merdeka Ambon. Kehadiran mereka disambut hangat oleh ribuan jamaah yang memadati area tersebut sejak pagi hari.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting untuk memperkuat tali silaturahim antarumat beragama dan antarlembaga pemerintahan. Ia menyebut kebersamaan yang terjalin di Maluku adalah kekuatan besar yang harus terus dijaga.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antarinstansi akan berdampak langsung pada kelancaran pembangunan dan stabilitas daerah. Oleh karena itu, komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga sinergi di berbagai sektor.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Penguatan Sinergi
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melanjutkan agenda silaturahim ke berbagai unsur pimpinan daerah. Perjalanan dilakukan menggunakan dua unit Bus Pancakarya yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Ambon.
Kunjungan dimulai dari kediaman pimpinan TNI dan Polri di Maluku, kemudian berlanjut ke Sekretaris Daerah Maluku, Wakil Wali Kota Ambon, hingga pimpinan DPRD Provinsi Maluku. Setiap kunjungan disambut dengan hangat sebagai bentuk penghormatan terhadap momentum Idul Fitri.
Selain itu, rombongan juga menyambangi beberapa instansi strategis seperti Pangkalan TNI Angkatan Laut, Pangkalan TNI Angkatan Udara Pattimura, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Kegiatan ini menunjukkan eratnya hubungan antar lembaga di daerah tersebut.
Baca Juga: Ambon Heboh! Remaja Putri 21 Tahun Ditemukan Tewas Di Bawah Jembatan, Kejanggalan Terungkap
Simbol Toleransi
Gubernur Maluku menegaskan bahwa kegiatan silaturahim lintas instansi bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga bagian penting dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga. Hal ini dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah yang majemuk.
Ia juga menyampaikan bahwa semangat kebersamaan yang terbangun di Maluku merupakan modal besar dalam membangun daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, tanpa sinergi yang kuat, pembangunan tidak akan berjalan optimal.
Maluku, lanjutnya, telah lama dikenal sebagai salah satu daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Karena itu, momentum Idul Fitri menjadi pengingat bahwa perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk bersatu.
Harapan untuk Maluku
Di akhir rangkaian kegiatan, Gubernur menyampaikan harapannya agar semangat Idul Fitri dapat terus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat Maluku. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama di semua lini pemerintahan.
Menurutnya, dengan adanya sinergi yang baik antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, maka Maluku akan semakin aman, harmonis, dan sejahtera. Hal ini menjadi tujuan bersama yang harus terus diperjuangkan.
Ia menutup dengan pernyataan bahwa Maluku harus terus menjadi contoh sebagai “laboratorium perdamaian”, di mana nilai toleransi, gotong royong, dan persaudaraan tetap hidup di tengah keberagaman masyarakatnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com