Delapan penumpang longboat terjebak di tengah gelombang tinggi Laut Maluku setelah mesin mati, memicu kepanikan dan aksi penyelamatan darurat.
Pada Kamis (1/1/2026), perairan Tanjung Kuako di Maluku Tengah menjadi saksi bisu ketegangan delapan penumpang longboat. Perjalanan mereka dari Masohi menuju Aboru di Pulau Haruku berubah mencekam ketika mesin longboat tiba-tiba mati. Di tengah cuaca buruk, Satuan Polairud Polres Maluku Tengah hadir sebagai pahlawan penyelamat.
Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Maluku di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Maluku Indonesia.
Insiden Mati Mesin di Tengah Badai
Sebuah longboat yang mengangkut delapan penumpang mengalami insiden mati mesin di perairan Tanjung Kuako, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Kejadian ini berlangsung pada Kamis, 1 Januari 2026, saat longboat sedang dalam perjalanan rutin dari Masohi menuju Aboru di Pulau Haruku.
Mati mesin ini terjadi di tengah kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat, ditandai dengan angin kencang, hujan lebat, dan gelombang laut yang tinggi. Situasi ini meningkatkan risiko bahaya bagi para penumpang yang terombang-ambing di tengah laut.
Laporan mengenai insiden ini diterima oleh Aipda Denny Takdare, personel Satpolairud Polres Maluku Tengah yang sedang bertugas di Pos Pelayanan Operasi Lilin Salawaku 2025. Laporan tersebut datang dari pihak keluarga penumpang yang cemas.
Detik-Detik Evakuasi Dramatis
Setelah menerima laporan, Satpolairud Polres Maluku Tengah segera berkoordinasi untuk melancarkan operasi pencarian dan penyelamatan. Pencarian dipimpin oleh Komandan Kapal KP.XVI-2007, Aipda George Akerina, bersama personel Polairud Mako Sandar Amahai dan Syahbandar Amahai.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi cuaca ekstrem. Angin kencang, hujan, dan gelombang tinggi membuat petugas kesulitan memindahkan penumpang ke kapal polisi. Ini memaksa petugas untuk mencari solusi alternatif yang aman bagi semua orang.
Akhirnya, petugas memutuskan untuk menarik (towing) longboat yang mati mesin tersebut. Longboat berhasil ditarik hingga tiba di Mako Sandar Amahai sekitar pukul 19.50 WIT, memastikan keselamatan kedelapan penumpang meskipun harus melalui perjuangan berat.
Baca Juga: BKSDA Maluku Selamatkan 93 Telur Penyu dari Ancaman Perburuan
Kolaborasi Dan Keberhasilan Penyelamatan
Kapolres Maluku Tengah, melalui Kasat Polairud IPTU Agustinus Sahetapy, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan mengerahkan dua armada kapal. Armada tersebut meliputi Kapal Polisi KP.XVI-2007 dan Kapal KPLP milik Syahbandar Amahai, menunjukkan sinergi antar lembaga.
Kedelapan penumpang yang berhasil dievakuasi, yaitu Nusaiya (47), Lado Saiya (35), Desy Noya (42), Wise Saiya (42), Esya Saiya (10), Geby Saiya (4), Gracia Saiya (4), dan Elvris Saiya (1 tahun 7 bulan), semuanya dipastikan dalam kondisi selamat dan sehat. Ini menjadi kabar melegakan bagi keluarga mereka.
Keberhasilan operasi penyelamatan ini membuktikan kesiapsiagaan Satpolairud Polres Maluku Tengah dan tim gabungan. Mereka berhasil menunjukkan dedikasi dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah perairan yang rentan terhadap cuaca ekstrem.
Apresiasi Dan Peningkatan Kesiapsiagaan
Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dari tim SAR di perairan, terutama di daerah dengan kondisi geografis dan cuaca yang menantang seperti Maluku. Koordinasi antar instansi sangat krusial dalam menghadapi situasi darurat.
Keberhasilan menyelamatkan delapan nyawa ini tidak hanya patut diapresiasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas tim penyelamat. Latihan rutin dan pembaruan peralatan sangat penting untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Kisah evakuasi dramatis ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca. Memastikan kondisi kapal dan mesin dalam keadaan prima sebelum berlayar adalah langkah pencegahan yang vital.
Jangan lewatkan update berita seputaran Maluku Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari ambon.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari ambon.tribunnews.com