Pencurian merajalela di Pasar Mardika, Ambon, wali Kota desak Pemprov Maluku segera bertindak untuk amankan aset dan pedagang.
Pasar Mardika, pusat aktivitas pedagang di Ambon, kembali menjadi sorotan. Pencuri merajalela, membuat pedagang dan pengunjung khawatir.
Wali Kota Ambon menuntut Pemprov Maluku sebagai pemilik aset untuk segera mengambil langkah nyata. Bagaimana kronologi pencurian dan upaya pemerintah menanggapi masalah ini? Berikut ulasan lengkapnya yang menyoroti keamanan pasar dan tuntutan warga hanya ada di Maluku Indonesia.
Pencurian Merajalela Di Pasar Mardika
Selasa (24/3/2026), kasus pencurian kembali terjadi di Pasar Mardika, Ambon, Maluku. Beberapa pedagang melaporkan kehilangan barang dagangan mereka, khususnya di gedung baru pasar yang selama ini dianggap aman. Kondisi ini membuat pedagang merasa dirugikan karena menjadi sasaran pencuri berulang tanpa tindakan efektif dari pengelola maupun aparat keamanan.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan keprihatinannya atas kondisi ini. Ia menilai pencurian berulang kali menimbulkan kerugian bagi pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas pasar sehari-hari. Warga yang menjadi korban juga menyampaikan keluhan melalui media sosial.
Wattimena menekankan bahwa pasar merupakan aset penting yang perlu pengawasan ketat. Pencurian berulang menunjukkan lemahnya sistem keamanan dan memerlukan perhatian serius pihak yang berwenang. Wali Kota pun mengajak berbagai pihak bekerja sama demi menyelesaikan masalah ini.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Seruan Wali Kota Ambon Kepada Pemprov Maluku
Wali Kota secara terbuka meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan perangkat terkait segera merespons keluhan pedagang. Ia menyoroti Gubernur Maluku, Wakil Gubernur, dan Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan Maluku agar mengambil langkah nyata.
Menurut Wattimena, pencurian barang pedagang Pasar Mardika terjadi berulang kali dan berdampak signifikan bagi ekonomi pelaku usaha kecil. Hal ini dianggap tidak bisa dibiarkan karena mengganggu stabilitas perdagangan dan kehidupan ekonomi masyarakat setempat.
Seruan ini sekaligus menjadi tekanan bagi pemprov sebagai pemilik aset pasar untuk bertanggung jawab atas pengelolaan keamanan. Wali Kota berharap pemerintah provinsi mendengar aspirasi warga dan segera mengambil tindakan nyata.
Baca Juga: Mengejutkan! Cengkih Hutan Akan Disertifikasi, Distan Janji Atasi Masalah
Keluhan Pedagang Dan Dukungan Publik
Unggahan Wali Kota Wattimena ramai mendapat tanggapan dari pedagang dan netizen. Banyak yang mendukung dan berharap pemerintah menanggapi cepat agar pencurian tidak semakin merajalela.
Seorang warga menyebutkan pedagang selama ini sudah melapor ke pengelola pasar, namun tidak ada respons memadai. Tindakan nyata sangat dibutuhkan, terutama di area rawan kehilangan barang.
Beberapa komentar menyarankan agar pengelolaan pasar diserahkan ke pemerintah kota jika Pemprov Maluku tidak efektif. Langkah ini dinilai akan memperkuat pengawasan dan memberikan rasa aman bagi pedagang.
Problem Pengelolaan Pasar Mardika
Masalah di Pasar Mardika bukan hal baru. Kekurangan koordinasi antara Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon soal pengelolaan pasar menjadi faktor lemahnya pengawasan.
Kurangnya sistem keamanan canggih seperti CCTV dan patroli rutin memperparah situasi, membuat pencuri bebas beraksi. Sistem pengelolaan yang tidak profesional memicu keluhan pedagang.
Pedagang berharap penataan ulang pengelolaan pasar dilakukan profesional, sehingga keamanan, kenyamanan, dan fasilitas pasar bisa meningkat. Fokus tidak hanya soal pencurian, tetapi juga perlindungan modal usaha kecil.
Harapan Akan Tindakan Nyata Pemerintah
Dengan banyaknya keluhan pedagang, tuntutan Wali Kota Ambon menjadi sorotan publik. Masyarakat berharap Pemprov Maluku segera bertindak dengan kebijakan konkret dan dukungan sumber daya untuk pengamanan pasar.
Langkah yang diharapkan termasuk penguatan pengawasan, penempatan petugas keamanan. Dan kolaborasi antara provinsi dan kota untuk menciptakan solusi jangka panjang.
Pedagang berharap suara mereka didengar dan diperhatikan secara serius. Dengan tindakan nyata pemerintah. Aktivitas ekonomi di Pasar Mardika diharapkan kembali aman dan produktif.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari malukuterkini.com
- Gambar Kedua dari dharapos.com