Wilayah Tual, Maluku, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 pada Sabtu (4/1/2026), namun BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Guncangan sempat dirasakan kuat oleh warga, membuat beberapa orang evakuasi ke tempat terbuka. Aparat BPBD setempat langsung memantau kondisi rumah dan fasilitas publik untuk memastikan keselamatan warga.
Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Maluku di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Maluku Indonesia.
Gempa M 5,4 Guncang Tual, Maluku
Wilayah Tual, Maluku, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 pada Sabtu (4/1/2026) pukul 08.23 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut 57 kilometer barat daya Tual, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Gempa dirasakan cukup kuat oleh penduduk setempat, membuat beberapa warga panik dan bergegas keluar rumah.
Meski demikian, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Kepala BMKG Maluku, Dr. Hendra Santoso, menegaskan bahwa guncangan merupakan fenomena tektonik akibat aktivitas sesar lokal di wilayah tersebut, sehingga risiko gelombang tinggi dapat diabaikan.
Beberapa warga melaporkan rumah mereka bergoyang dan barang pecah belah berjatuhan. Namun, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan di Tual dan sekitarnya. Aparat setempat tetap siaga untuk memantau kondisi warga pascagempa.
Warga Sigap, Petugas Pantau Gempa
Setelah gempa terjadi, warga Tual segera melakukan evakuasi ke tempat terbuka seperti lapangan dan pantai yang aman dari bangunan tinggi. Banyak keluarga melaporkan rasa panik karena guncangan terasa beberapa detik cukup kuat, terutama di gedung bertingkat rendah dan rumah papan.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku langsung diterjunkan untuk memantau kondisi wilayah terdampak. Tim melakukan pengecekan di rumah-rumah warga dan fasilitas publik untuk memastikan tidak ada kerusakan serius.
Selain itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi hoaks terkait tsunami. Warga juga diminta memantau informasi resmi BMKG melalui media sosial dan website untuk mendapatkan update kondisi seismik terbaru.
Baca Juga: Panik di Laut Maluku! Mesin Longboat Mati Diterjang Badai, 8 Nyawa Terjebak di Tengah Gelombang!
Gempa dan Langkah Mitigasi
BMKG menjelaskan bahwa gempa berkekuatan M 5,4 di Tual termasuk gempa menengah dan biasanya tidak menimbulkan kerusakan berat. Aktivitas seismik di Maluku termasuk tinggi karena wilayah ini berada di Cincin Api Pasifik, sehingga warga perlu selalu waspada terhadap gempa susulan.
Para ahli seismologi menekankan pentingnya persiapan mitigasi bencana, seperti memastikan jalur evakuasi, menyiapkan kotak darurat, dan menata perabotan rumah agar tidak mudah jatuh saat gempa. Pendidikan bencana kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko.
BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir untuk tetap tenang, karena gempa ini tidak mengindikasikan potensi tsunami. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan BMKG untuk memastikan keamanan dan kesiapan fasilitas publik di Tual.
Rekomendasi Keamanan dan Informasi Terkini
Masyarakat di wilayah Tual dan sekitarnya disarankan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah. BPBD menegaskan pentingnya menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta memeriksa kondisi listrik dan gas pascagempa untuk mencegah kecelakaan.
BMKG berkomitmen memberikan update berkala melalui media sosial dan website resmi terkait aktivitas seismik. Masyarakat diimbau tidak panik dan memverifikasi informasi yang diterima dari sumber resmi untuk menghindari kepanikan berlebihan.
Kepala BPBD Maluku menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, BMKG, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keselamatan. Warga diharapkan selalu siap menghadapi gempa susulan, meski gempa M 5,4 ini tidak menimbulkan tsunami atau kerusakan besar.
Luangkan waktu anda untuk membaca agar menamba wawasan anda tentang kekadian di Maluku hanya ada di Maluku Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari metrotvnews.com